Pilih Laman
Metode Perkuliahan di Untar Tidak Kalah dengan Metode Perkuliahan di Singapura

27 Januari 2016

Oleh: Admin Pusat

Sebagai peserta dari rangkaian program Academic Faculty Development (AFD) tahun ini, empat
dosen Fikom, Daniel Tamburian, Yugih Setyanto, Septia Winduwati dan Wulan Purnamasari berkesempatan mengunjungi kampus-kampus ternama di Singapura.  Kampus yang dikunjungi pada 25 dan 26 Januari kemarin, antara lain: Lasalle College of Art, Institute of Technical Education (ITE)  , National University of Singapore (NUS) dan Republic Polytechnic.

Perbedaan kunjungan kali ini dengan kunjungan yang pernah berjalan di batch pada program sebelumnya, kali ini para dosen Untar berkesempatan untuk tidak hanya melakukan observasi tapi juga berkesempatan duduk di dalam kelas untuk mengamati secara langsung proses perkuliahan di salah satu universitas yang dikunjungi. 19 peserta yang berasal dari beragam fakultas duduk di kelas berbeda sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing. Dari kesempatan tersebut, para dosen tidak hanya mendapatkan insight dari perkuliahan terserbut tapi juga bisa meninjau fasillitas kelas dan mengamati metode perkuliahan yang mereka lakukan. Secara umum, metode yang diberlakukan di beberapa universitas Singapura yang dikunjungi,  memiliki banyak kesamaan dengan metode pengajaran yang diberlakukan di Untar. Metode pengajaran yang dilakukan di Untar adalah dengan menyeimbangkan praktik dan kedalaman penguasaan materi secara teoritis. Dari tinjauan tersebut, nyata bahwa perkuliahan di Untar tidak kalah dengan metode perkuliahan di Singapura. (SW)

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar