Pilih Laman
Doktor Baru

18 Januari 2016

Oleh: Admin Pusat

Dr. Nuryasman,MN, S.E., M.M., mempresentasikan disertasi di hadapan tim penguji

Setelah mempertahankan disertasinya dihadapan tim penguji Program Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran, Selasa 29 Desember 2015 lalu, Dr. Nuryasman MN, dinyatakan lulus dengan predikat sangat Memuaskan.

Fakultas Ekonomi Universitas Tarumunagara (FE Untar) kembali berhasil mendapatkan seorang Doktor. Di kala Jakarta mulai sepi, karena ditinggal penghuninya yang merayakan Natal yang kebetulan bersamaan dengan libur sekolah pada akhir tahun lalu, Keluarga Besar FE Untar justru meramaikan ibukota. Hari itu, Selasa pagi (29/12) rombongan dosen FE Untar menembus jalanan ibukota yang di luar kebiasaan—lancar—untuk mengantarkan Nuryasman MN menghadapi Ujian Promosi Doktor di Program Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran. Alhamdulillah, kehadiran rekan-rekan Nuryasman MN di ruang sidang memberinya semangat, sehingga berhasil mempertahankan disertasinya dengan menjawab semua pertanyaan dari para penguji dengan baik dan dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.

Dengan kelulusannya itu, maka Nuryasman MN berhak menyandang gelar Doktor di depan namanya. Sejak saat itu, sivitas akademika FE Untar sudah memanggilnya dengan Dr. Nuryasman MN. Di lobi Hall A, Kampus II Universitas Tarumanagara juga terpajang karangan bunga, sebagai ucapan selamat kepada Dr. Nuryasman MN.

Tidak saja memilih bidang ilmu yang jarang dikuasai oleh mayoritas pengajar di FE Untar, Ilmu Ekonomi, Dr. Nuryasman MN juga mengambil tema penelitian yang sangat mutakhir dan dibutuhkan bagi Indonesia, yaitu tentang dampak penularan dari krisis keuangan. Dengan disertasi yang diberinya judul “Dampak Penularan Krisis Perekonomian Global Terhadap Kesehatan Perbankan Nasional”, Dr. Nuryasman MN mengkaji apakah faktor internal perbankan yang di ukur dengan CAMELS mampu membedakan bank yang sehat, cukup sehat, kurang sehat dan tidak sehat. Kemudian, kajian dilanjutkan dengan menganalisis indikator-indikator CAMELS mana saja yang menjadi pembeda dalam menentukan tingkat kesehatan perbankan dan bagaimana pengaruh indikator-indikator dari faktor penularan (Contagion Effect): faktor internal (CAMELS), faktor makro ekonomi dan faktor risiko dalam menentukan tingkat kesehatan perbankan.

Dr. Nuryasman MN menyelesaikan disertasinya dibawah bimbingan Promotor Prof. Dr. Hj. Rina Indiastuti,S.E., MSIE, dengan Co Promotor Dr. M. Purnagunawan, S.E., MT dan Dr. Maman Setiawan, S.E., MT. Sebagai Dewan Penguji adalah Dr. H.A. Kemal Hidayat, S.E., MSc, Dr. Budiono, S.E., MA dan Dr. Ferry Hadiyanto, S.E., MA. Kemudian sebagai representasi Guru Besar yaitu Prof. Dr. Hj. Soetiyastie S.Remi, S.E., MS, dan yang bertindak sebagai Ketua Sidang Prof. Dr. Ir. H.Mahfud Arifin, MS. Sekretaris Sidang dijabat oleh Dr. Nury Efendi, S.E.,MA.

Dr. Nuryasman MN menyelesaikan studi doktor dalam waktu empat tahun. “Alhamdulillah saya bisa melewati dan menyelesaikan pendidikan formal tertinggi ini sesuai dengan target saya, semoga ilmu yang saya peroleh dapat bermanfaat buat dunia pendidikan umumnya dan Universitas Tarumanagara khususnya” katanya, ketika menerima ucapan selamat dari rekan-rekannya dari FE Untar.

Dengan selesainya Dr. Nuryasman MN menyelesaikan studi S3 ini, maka dia menjadi doktor ke 22 di FE Untar. Keluarga besar FE Untar tentu bersukacita dan menyambut dengan rasa syukur dan mengucapkan selamat atas keberhasilan Dr. Nuryasman MN itu. Sebab dengan derajat pendidikan yang lebih tinggi itu, tentu Dr. Nuryasman MN akan memperkuat staf akademisi di FE Untar, sehingga lebih bisa memberikan mutu pendidikan yang lebih tinggi.

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar