Pilih Laman
Seminar KKNI, Ketua ASPIKOM Puji Kurikulum FIKom Untar

24 November 2015

Oleh: Admin Pusat

Jakarta—(24/11) sebagai wujud upaya penyempurnaan kurikulum FIKom Untar, pakar komunikasi sekaligus ketua ASPIKOM Dr. Atwar Bajari diundang hadir dalam seminar “Usulan Kurikulum Operasional 2015/ 2016 Mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional” yang diadakan FIKom Untar. Acara yang dihadiri oleh para dosen pengampu mata kuliah di fakultas termuda di Universitas Tarumanagara tersebut diadakan untuk melakukan review sekaligus mendiskusikan perkembangan kurikulum yang digunakan dalam FIKom Untar.
Perkembangan kurikulum berstandar kualifikasi nasional didasarkan pada peraturan pemerintah yang bertujuan untuk mempersiapkan lulusan universitas tanah air supaya siap berkompetisi dengan lulusan dari negara-negara lain di Asean. Dengan demikian terdapat tuntutan dari masyarakat atas skill dan pemahaman yang harus dimiliki lulusan yang kompetitif tersebut. FIKom Untar melalui pewujudnyataan Visi dan Misinya pun turut berupaya mencapai hal tersebut dengan cara mengembangkan kurikulim di tiga peminatan, yakni advertising, public relation dan jurnalistic. Menurut Dr. Atwar Bajari FIKom Untar sudah mendekati format penyusunan KKNI yang benar. Hal tersebut beliau utarakan setelah melakukan review lanjutan terhadap kerangka kurikulum yang diberlakukan di FIKom. “Saya sangat apresiatif dengan perhitungan detail SKS dari kurikulum di FIKom Untar. FIKom Untar juga luar biasa detail dalam menyusun kurikulumnya. Saya akan sarankan hal serupa diberlakukan di kampus-kampus lain,” ujarnya saat memberikan masukan. Menurutnya, kelebihan FIKom Untar dibandingkan kampus-kampus lain adalah keterlibatan praktisi-praktisi yang mumpuni di bidangnya dalam penyusunan kurikulum berbasis  Kurikulum Perguruan Tinggi (KPT) di Untar. Beliau juga memberi masukan berupa kunci sukses penerapan kurikulum di perguruan tinggi, yakni dengan memaksimalkan data hasil riset terkini dari kebutuhan mahasiswa dan dikaitkan dengan tuntutan kompetisi di masyarakat dan dunia. (SW)