Pilih Laman
Ujian Terbuka Promosi Doktor AR. Indra Tjahjani

21 Agustus 2015

Oleh: Admin Pusat

Strata ilmu pengetahuan Doktor adalah paripurnanya sebuah ilmu akademik dan meraih gelar Doktor atau S3 ini tidaklah mudah. Disamping harus melewati S1 dan S2, seorang mahasiswa S3 memerlukan ketekunan, kedisiplinan dan kesabaran yang tinggi. Untuk meraihnya harus melakukan riset dan ditulis dalam disertasi yang diuji oleh beberapa guru besar yang berkompeten dibidangnya.

Seperti pada Kamis lalu, Ir. AR. Indra Tjahjani, MT telah mengikuti ujian terbuka program Doktor Ilmu Teknik Sipil Program Pascasarjana Universias Tarumanagara, Anie panggilan sehari-harinya memaparkan disertasi berjudul, Pemilihan Pembangunan Jalan Kabupaten Berbasis Kondisi daerah, di ruang Auditorium Gedung M Lantai 8 Untar, Kamis, 30 Juli 2015

Tim penguji diketuai oleh Prof. Ir. Chaidir Anwar Makarim, MSE., Ph.D. dengan anggota penguji Prof. Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata (Promotor Utama), Dr. Ir. Najid, M.T. (Promotor Pendamping), Prof. Ir. Roesdiman Soegiarso, M.Sc., Ph.D. dan Ir. Dadang M. Ma’some, MSCE., Ph.D. sebagai penguji internal, sedangkan Prof. Ir. Wimpy Santosa, M.Sc., Ph.D. sebagai penguji eksternal (Unpar Bandung).

Dalam disertasinya, wanita yang menjabat sebagai Wakil Dekan I di Universitas Pancasila ini, mengungkapkan bahwa pembangunan jalan kabupaten ditentukan oleh kondisi daerah yang terdiri dari empat variable dominan yaitu topografi, aksesibilitas, jumlah penduduk, dan panjang jalan terbangun. Penelitian ini menghasilkan matriks hubungan antara topografi, aksesibilitas, jumlah penduduk dan jenis perkerasan jalan. Jika kabupaten diketahui nilai PDRB-nya, maka panjang jalan yang terbangun dapat diprediksi dengan jenis perkerasan jalan sesuai dengan kebutuhan daerah dengan menggunakan nomogram hubungan jenis perkerasan, panjang jalan dan PDRB

Indra Tjahjani dipastikan akan menambah jajaran Doktor Ilmu Teknik Sipil di Program Pascasarjana Universitas Tarumanagara. Dari data di Program Pascasarjana, Anie menjadi Doktor Ilmu Teknik Sipil ke 25 yang dihasilkan oleh Program Pascasarjana Untar. Tepat pukul, 11.30 WIB, tim penguji mengukuhkan AR. Indra Tjahjani dan lulus dalam ujian terbuka Program Doktor.

Dr. AR. Indra Tjahjani kelahiran Magelang, 28 Nopember 1958, putri pasangan Ibu Sri Woelan dan Bapak Soejoto mempunyai tiga putra, yang pertama: Felix A.W (Alumni sipil Unpar dan sedang menempuh S2 Teknik Sipil di ITB) yang kedua Fransiscus B.W. alumni Teknik Pertanian UGM, dan yang terakhir adalah Fabiola C.W (sedang kuliah di Unpar Bandung FISIP hubungan Internasional). Anie sendiri menamatkan S1 di Universtas Pancasila pada tahun 1987, sedangkan gelar Magister diperoleh dari Universitas Indonesia pada tahun 1998. Mengawali karir sebagai dosen di Universitas Pancasila pada tahun 1988. Anie diangkat sebagai Sekretaris Jurusan Sipil tahun 2008, kemudian diangkat sebagai Ketua Jurusan dan terakhir diangkat Wakil Dekan Dekan I di Universitas Pancasila Jakarta. Jabatan akademik saat ini adalah Lektor Kepala.

Dalam pemberian pesan dan nasihat oleh promotor utama, Prof. Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata menyampaikan bahwa pencapaian gelar Doktor bukanlah akhir dari segalanya. Doktor Anie harus tetap belajar dan berkarya. Perolehan gelar tertinggi dalam jalur akademik ini tidak menjadikan AR. Indra Tjahjani berbesar hati. Tetap menjadi Anie yang rendah hati, semangat tinggi dan siap menularkan ilmunya kepada generasi penerus.(Rosidi)

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar