Pilih Laman
Barbara Katlyn Raih Gelar Doktor Termuda di UNTAR

9 Juni 2015

Oleh: Admin Pusat

Barbara Katlyn Raih Gelar Doktor Termuda di UNTAR

Staf Perencanaan Teknik pada Direktorat Irigasi dan Rawa – Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Barbara Katlyn meraih gelar doktor setelah dinyatakan lulus dalam ujian disertasi Program Doktor Ilmu Teknik Sipil Universitas Tarumanagara (UNTAR) yang berlangsung di Auditorium Gedung M Lantai 8 Kampus 1 UNTAR pada hari Selasa, 9 Juni 2015.

Katlyn, sapaan akrab wanita kelahiran Jakarta, 14 Februari 1983 silam ini, dinyatakan lulus setelah mengikuti ujian terbuka promosi doktor dengan disertasi berjudul “Strategi Mitigasi Risiko Kecelakaan Kerja pada Pelaku Jasa Konstruksi di Indonesia : Studi Kasus Bendungan Jatigede”. Bertindak selaku promotor utama Prof.  Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata, dan ko-promotor adalah Ir. Achmad Waryanto, CES., Ph.D. Sementara itu penguji terdiri dari Prof. Ir. Chaidir Anwar Makarim, MSE., Ph.D., Prof. Ir. Roesdiman Soegiarso, M.Sc., Ph.D., Dr. Ir. OnnyxiforusGondokusumo, M.Eng., dan Dr. Ir. Sarwono Hardjomuljadi.

Dalam disertasinya, wanita yang baru diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bulan Januari 2011 silam ini, mengungkapkan bahwa industri konstruksi menyumbang angka kecelakaan kerja lebih tinggi dibandingkan industri lainnya. Karakteristik proyek yang tidak pernah sama satu sama lain meminta perhatian lebih terhadap pelaku jasa konstruksi untuk selalu waspada. Jumlah jam kerja yang terkadang menuntut pekerja untuk lebih fokus mengejar target capaian membuat pelaku jasa konstruksi terkadang lengah.Dengan melihat kenyataan yang ada, menunjukkan bahwa kinerja keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada proyek konstruksi masih rendah. Jika permasalahan kecelakaan kerja tidak segera ditangani, maka tidak dapat dihindari angka kecelakaan kerja akan tetap ada bahkan dapat semakin meningkat. Sedangkan jika dilakukan mitigasi, angka kecelakaan kerja dapat diminimalkan bahkan tidak mustahil untuk mencapai zero accident.

Berdasarkan hasil simulasi dengan system dynamics, Katlyn menyimpulkan bahwa poin utama paling mendasar yang patut menjadi perhatian dalam mengurangi tingkat risiko kecelakaan kerja sehingga dapat meningkatkan kinerja K3 adalah sejauh mana keahlian dasar pelaku jasa konstruksi (skill) yang dibuktikan dengan sertifikasi (SKT maupun SKA) bisa memahami bidang kerjanya dengan mengacu pada peraturan / regulasi (rules) yang ada yang telah di sertifikasi, sehingga pelaku jasa konstruksi mengerti bagaimana harus bersikap / mempunyai perilaku (attitude) selama berada di lingkungan konstruksi. Terlepas dari ke tiga aspek tersebut, alokasi biaya program K3 tidak kalah pentingnya. Pengalokasian biaya program K3 yang tepat menentukan rendahnya angka kejadian kecelakaan kerja.

Dengan mempertahankan disertasinya dihadapan penguji dan berhasil menjawab pertanyaan – pertanyaan penguji, maka Barbara Katlyn berhasil menjadi doktor ke-24 dalam bidang teknik sipil Program Pascasarjana Universitas Tarumanagara. Doktor Barbara Katlyn adalah doktor termuda lulusan Universitas Tarumanagara dengan masa studi 7 semester. Doktor Katlyn telah menyelesaikan 46 sks dengan IPK 3.87 dan memperoleh predikat sangat memuaskan.

Prof. Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata sebagai promotor utamadalam acara pemberian pesan / nasehat kepada doktor Katlyn bahwa meraih gelar doktor bukanlah tujuan akhir dari seorang sarjana. Doktor Katlyn harus tetap belajar dan berkarya untuk berbagi dengan orang lain. Jangan sampai setelah meraih gelar doktor membuat kita merasa lebih dari yang lain. Kita harus mengikuti ilmu padi, semakin berisi maka harus semakin menunduk. Sebagai seorang doktor harus bisa menjadi contoh bagi orang lain. Baik dalam bersikap maupun berucap.

Sementara itu Rektor Universitas Tarumanagara Prof. Ir. Roesdiman Soegiarso, M.Sc., Ph.D. yang juga menjabat sebagai ketua Program Studi Doktor Ilmu Teknik Sipil dalam kata sambutannya mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih Ibu Barbara Katlyn. Sampai saat ini Dr. Barbara Katlyn adalah lulusan doktor termuda dari Universitas Tarumanagara. Beliau juga menyarankan agar doktor Katlyn segera menyelesaikan perbaikan revisi disertasi yang telah diujikan.

Rektor juga berharap, hasil penelitian disertasi yang dilakukan Dr. Barbara Katlyn dapat bermanfaat di masyarakat, khususnya bagi para pelaku jasa konstruksi di Indonesia. Sekali lagi kami ucapkan selamat. (Rosidi)

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar