Pilih Laman
Social Media Week: Memahami Lebih Jauh Konektivitas Tanpa Batas Melalui Perkembangan Teknologi

23 Februari 2015

Oleh: Admin Pusat

JAKARTA – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara, mendapat undangan untuk hadir di acara penutupan seminar Social Media Week 2016 yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Australia di The Hall, Senayan City pada 26 Februari 2016. Seminar yang diselenggarakan sejak Senin, 22 Februari lalu ini bertema “The Invisible Hand: Hidden Forces of Technology and How We Can Harness It for Good” atau yang dalam bahasa Indonesia berarti “Tangan Tak Terlihat: Kekuatan Tersembunyi dari Teknologi dan Bagaimana Kami Dapat Memanfaatkannya DenganBaik.” “The Invisible Hand” merepresentasikan proses nyata dengan penggunaan teknologi sederhana dan rencana kemajuan untuk masa depan yang lebih potensial dari kekuatan yang tersembunyi di sekitar kita dengan menjadi semakin dinamis, efisien, tanggungjawab, dan menjadi individu yang tidak membeda-bedakan sesama. “Jika semua itu tidak berjalan maka kita akan meninggalkannya, namun jika semua tersebut berjalan baik, maka kita akan terus meningkatkannya.” Tambah Paul Gribsson, Duta Besar Australia untuk Jakarta. Seminar ini bertujuan untuk mencari tahu lebih dalam bagaimana teknologi, konektivitas jaringan, data dan pemahaman mesin, serta teknologi lain yang merupakan atribut dari sebuah paradigma baru yang mengubah cara kita berhubungan, mengkonsumsi media, dan tentunya dalam hal berkomunikasi.
Pada seminar ini, Ben Davey, Sekretaris Satu (AdvokasidanKemitraanKebudayaan) Kedutaan Besar Australia memperkenalkan sebuah permainan baru yang akan segera diluncurkan di Google Play dan Apps Store. “Permainan ini adalah The Next Door Land, tentang petualangan seorang bocah di Indonesia dan Australia. Permainan ini mengajarkan kita tentang sejarah, bahasa, dan pendidikan di Indonesia dan Australia,” ungkap Ben Davey saat mengisi acara seminar tersebut. Melihat sistem pendidikan di Indonesia yang terlalu memaksa para pelajar untuk menghafal materi dan memberi sedikit praktik, permainan ini diharapkan mampu memberi informasi kepada anak-anak Indonesia mengenai budaya dan tempat-tempat wisata di kedua negara tersebut. Dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi yang sedang berkembang serta melalui permainan dan komik yang menggunakan gaya bahasa mudah dicerna anak-anak diharapkan pula tidak hanya membuat anak-anak menjadi paham tentang budaya dan tempat wisata di Indonesia, tapi juga bisa memunculkan rasa cinta dan bangga akan tanah air. Tidak hanya The Next Door Land, dalam Social Media Week tahun ini juga menghadirkan banyak stand yang memperkenalkan aplikasi-aplikasi baru penunjang kehidupan manusia sehari-hari. Sepanjang rangkaian acara berlangsung, mahasiswa FIKom Untar antusias mengikutinya karena berkesempatan tidak hanya dalam hal mendapatkan informasi tapi juga berkesempatan menjalin relasi dengan banyak praktisi dan ahli di bidang media social. (PF)

Berita terbaru

Agenda

1 Okt Dies Natalis ke-63 Untar
3 Okt Research Week Untar
7 Okt Seminar Kebudayaan
7 Okt Pagelaran Wayang
15 Okt Wisuda ke-80 Untar