Pilih Laman
Pudek FIKom Untar Raih Gelar Doktor Berpredikat Cumlaude IPK 3, 98!

16 Januari 2015

Oleh: Admin Pusat

Sejak pukul 14.00 WIB, setiap detiknya menjadi saksi bisu yang berharga saat sidang terbuka promosi gelar Doktor Riris Loisa berlangsung. Bertempat di Gedung Komunikasi Universitas Indonesia, nuansa biru gelap mewarnai ria dan cita para tamu undangan yang hadir. Puluhan ucapan selamat dari papan bunga berdiri kokoh menyongsong prestasi baru beliau. Jajaran penuh kembang nan indah turut menyambut gelar baru Pembantu Dekan (Pudek) FIKom Untar, Dr. Riris Loisa, M.Si. Meski prosesi sidang promosi telah usai, namun ucapan selamat tak berhenti mengalir. Tak hanya dari civitas akademika FIKom Untar, tapi dari para profesor, doktor, dan praktisi bidang Ilmu Komunikasi yang menjadi saksi pencapaian dosen sekaligus peneliti kebanggaan fakultas termuda di Universitas Tarumanagara tersebut. Bangga adalah satu kata tepat menggambarkan keseluruhan prosesi sidang promosi Doktor beliau pada Jumat, 15 Januari 2016.
Dr. Riris Loisa, M.Si lulus meraih predikat Cumlaude dengan indeks prestasi kumulatif tertinggi 3, 98. Beliau menempati posisi doktor wanita ke 42 dalam kajian Ilmu Komunikasi di Indonesia. Hal ini berarti jumlah gelar doktor perempuan Indonesia hanya berselisih satu dengan jumlah doktor laki-laki bidang Komunikasi di tanah air. Seluruh riwayat pendidikan telah beliau torehkan pada lingkungan departemen Ilmu Komunikasi. Pada disertasinya, beliau memilih topik yang sesuai dengan situasi masyarakat Indonesia di tengah kisruh konflik keharmonisan dan kerukunan antara dua golongan yang berbeda terjadi, yakni: Wacana Vernakuler, Transformasi Identitas dan Konstruksi Realitas Keberagaman melalui Medium Gerakan Sosial (Studi Kasus Jemaat GKI di Taman Yasmin Bogor, Periode 2014-2015). Bahkan promotor gelar doktor Riris, Prof. Dr. Ilya Revianti Sunarwinadi, M.Si., turut mengakui dan memberikan apresiasi yang tinggi atas prestasi beliau. “Pilihan topik disertasinya sesuai dengan tim  lead. Saya berharap hasil disertasinya paling tidak bisa membantu dalam menghargai dan merangkum mereka yang berbeda dari kelompok atau golongan tertentu,” ujar beliau. Sidang terbuka promosi doktor berlangsung selama satu jam. Prosesi sidang tersebut dihadiri tim penguji oleh ketua sidang Dr. Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc., promotor dan co-promotor Prof. Dr. Ilya R. Sunarwinadi, M.Si. dan Prof. Dr. Billy K. Sarwono, M.A. beserta lima anggota penguji.

Dr. Riris Loisa resmi dilantik saat menerima piagam pengangkatan dan hal ini juga menandai bukti pengangkatan konkret beliau sebagai doktor wanita baru di kajian Ilmu Komunikasi. Semoga pencapaian prestasi gelar Doktor beliau mampu memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia, baik dalam perkembangan Ilmu Komunikasi dan juga kontribusinya dalam menjaga toleransi keberagaman antaretnis dan keyakinan yang berbeda. (FS/S)

Berita terbaru

Agenda

17 Nov KBGI XIII
17 Nov Seminar Humaniora
24 Nov ICEBM