Sengketa Kontrak EPC Proyek Infrastruktur
Senin, 23 Agustus 2021

Iskandar berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Teknik Sipil Untar setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Disertasi Terbuka (Promosi) Doktor Teknik Sipil, Fakultas Teknik (FT), yang disiarkan langsung pada Selasa (23/8) melalui channel Youtube Untar Jakarta.

Iskandar memaparkan disertasi berjudul "Studi Model Prevalensi Penyebab Klaim Dan Sengketa Pada Kontrak EPC Proyek Infrastruktur Berbasis Bukti Empirik Dan Multi Perspektif Stakeholder". Menurutnya, begitu banyak klaim dan sengketa antara pengguna dan penyedia jasa dalam penerapan model kontrak EPC di Indonesia yang penyelesaiannya menyita waktu, biaya dan energi yang cukup besar dari kedua belah pihak. Melalui penelitian ini, ditarik kesimpulan bahwa penyebab utama kejadian potensi klaim dan sengketa dalam proyek yang menggunakan model kontrak EPC berdasarkan FIDIC terdapat pada variasi dan penyesuaian serta pemutusan oleh pengguna jasa.

Ujian Terbuka dipimpin langsung oleh Rektor Untar Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, bersama promotor utama Prof. Dr. Ir. Sarwono H, M.T., M.H., Dr. Ir. Hendrik Sulistio, M.T., sebagai Co-Promotor, Ketua Dewan Penguji Prof. Ir. Roesdiman Soegiarso, M.Sc., Ph.D., dan anggota penguji Dr. Ir. Najid, M.T., Dr. Ir. Onnyxiforus Gondokusumo, M.Eng., dan Ir. Akhmad Suraji, M.T., Ph.D., IPU. 

Setelah menyelesaikan studi selama 14 semester Dr. Iskandar pun dinyatakan lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95 dan dinyatakan lulus doktor dengan predikat sangat memuaskan.

Kepada Doktor ke-52 dari Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Untar ini Prof. Dr. Ir. Sarwono H, M.T., M.H., selaku Promotor Utama, menyampaikan agar Dr. Iskandar terus melanjutkan untuk menulis dan belajar, serta memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan almamater.

-SS-

-JS-

23 Agustus 2021, LIT, PKM, KS.

 

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018