Pentingnya Biaya Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Urugan
Kamis, 27 Mei 2021

Berhasil mempertahankan disertasi berjudul "Pengembangan Model Estimasi Biaya Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Urugan", Dr. Juliastuti menjadi Doktor Teknik Sipil ke-49 Fakultas Teknik dalam Sidang Terbuka Doktor Teknik Sipil Untar, Kamis (27/5). Disiarkan langsung melalui kanal Youtube Untar Jakarta, sidang ini dipimpin oleh Rektor Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan bersama Ketua Dewan Penguji Dr. Ir. Najid, M.T. serta Dekan Fakultas Teknik Harto Tanujaya, S.T., M.T., Ph.D.
Dr. Juliastuti menyampaikan bahwa terdapat 270 bendungan tersebar di seluruh Indonesia saat ini. "Bendungan merupakan salah satu aset sangat penting dalam konservasi sumber daya air untuk menguatkan ketahanan pangan dan energi serta mengontrol terjadinya destruktif air pada batas tertentu," paparnya. Salah satu penyebab menurunnya kondisi bendungan adalah sedimentasi yang disebabkan daerah greenbelt (ruang terbuka hijau yang menjadi pemisah fisik daerah perkotaan dan pedesaan) mengalami pengalihan fungsi lahan. Hal ini menyebabkan terjadinya erosi dan sedimentasi yang masuk ke dalam bendungan serta mengurangi umur dari kapasitas bendungan. "Semakin baik kinerja keamanan dan perawatan bendungan, biaya operasi dalam pengelolaan bendungan akan semakin rendah," jelasnya. 
 
Lulus dengan predikat memuaskan, Ahli Madya Sumber Daya Air ini aktif dalam berbagai organisasi, kegiatan akademik, dan menghasilkan berbagai publikasi serta jurnal penelitian.
-AS-

-JS-

27 Mei 2021, LIT, KS, PKM.

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018