Menjadi Dosen Katolik di Rumah Sendiri
Jumat, 11 Desember 2020

Ikatan Dosen Katolik Indonesia (IKDKI) Wilayah Sumatera mengadakan acara diskusi dan sharing bagi para Dosen Katolik di wilayah Sumatera pada hari Jumat (11/12). Dalam acara ini Rektor Untar sekaligus Ketua Umum IKDKI Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, ST., MT., Dr. Heri Setiawan, S.T., M.T., dan Agatha Septianna M.Si., hadir sebagai pemateri untuk memberikan sharing. 

Setelah doa pembuka, koordinator IKDKI wilayah Sumatera Dr. Antonius Singgih Setiawan, SE., M.Si. membuka acara dan menyampaikan bahwa “Untuk mengembangkan IKDKI di wilayah Sumatera, kami berkumpul berdiskusi untuk mengembangkan organisasi dan para individu dosen Katolik wilayah Sumatera merencanakan pelaksanaan diskusi yang bertema Menjadi Dosen Katolik di Rumah Sendiri.  Dilatar belakangi bagaimana para Dosen Katolik dapat berkarya di ‘Rumah Sendiri’ yaitu pada Perguruan Tinggi tempat para Dosen berkarya,” ujarnya.

Sesi sharing pertama membahas tentang problematika dan tantangan dosen yang dibawakan oleh Dr. Heri Setiawan, S.T., M.T. Pemateri membagikan pengalamannya selama berkarya di Universitas Katolik Musi Charitas. “Kita harus sadar akan panggilan sebagai dosen, kemudian mulailah bertanya apakah telah mendidik dengan hati atau melampaui batas? Apakah sudah mencintai pekerjaan? Apakah sudah ikut terlibat dan menjadi berkat bagi sesama? Kemudian sebagai pribadi dosen mulailah bertanya, mampukah menjadi pribadi dosen yang produktif? Mampukah menjelaskan secara spesifik dengan menggunakan berbagai hal yang dilakukan yang berorientasi pada proses, hasil, dampak yang terukur? Dan yang terakhir, mampukah memberikan contoh konkrit,” paparnya.

Di sesi berikutnya, Agatha Septianna M.Si., membawakan tentang problematika pengelolaan SDM di lembaga Katolik. Agatha Septianna menuturkan bahwa, “Inilah harapan saya, agar para dosen katolik dapat memiliki mental untuk melayani dengan cinta kasih, mengejawantahkan nilai katolik, spiritualitas kita agar dapat dinikmati seluruh komunitas, dengan tujuan memancarkan bahwa institusi katolik hebat,” ujarnya.

Pada sesi sharing terakhir, Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan membahas tentang peran sebagai dosen katolik. Rektor menyampaikan bahwa tidak mudah menjadi dosen katolik baik di Institusi Perguruan Tinggi Katolik maupun Perguruan Tinggi non-Katolik. “Seorang dosen katolik dimanapun Ia berada harus menjadi panutan, dapat diandalkan menjadi sumber solusi, tidak hanya berpikir tentang diri sendiri, dan tidak hanya berpikir tentang uang, dan meneladani Guru Agung kita Tuhan Yesus,” tutur Rektor.

Dalam sharing yang disampaikan, rektor juga menyampaikan kebiasaan kecil dosen katolik yang bernilai besar bagi sesama, “Dosen Katolik harus membawakan nilai KELEMBUTAN, ramah, sabar, santun, kasih, humor dan menghargai. Harus selalu membawa KEGEMBIRAAN yaitu dengan memberikan senyuman, menyapa, berempati, berbagi dan menolong, serta toleransi. Juga memiliki KETANGGUHAN, yaitu memiliki mimpi/visi dan tidak mudah menyerah. Tidak lupa, MENTALITAS yang baik harus dimiliki yaitu jujur, disiplin, berani,  punya semangat dan daya juang yang besar,” tambahnya.
Acara yang berjalan selama 2 jam ini diikuti oleh para Dosen Katolik yang berkarya di Unika Musi Charitas dan STIE Gentiaras. Acara ini juga memiliki tujuan untuk memperkenalkan IKDKI wilayah Sumatera.
-NR-

-JS-

11 Desember 2020, KS, PKM.

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018