Mengurangi Penggunaan Gadget melalui Mural
Minggu, 02 Februari 2020

Mural Wall Schooling bertema "Wall Dictionary" di Kampung Bulak Simpul, RW. 04, Jakarta Barat, digiatkan oleh sebagian mahasiswa FSRD Untar yang peduli pendidikan bagi masyarakat.

Kegiatan yang dilakukan di hari Minggu (2/2), bertujuan menambah pengetahuan siswa-siswi sekolah dasar dan remaja melalui keterampilan menggambar mural. 

Wall Schooling juga diisi dengan lomba mewarnai anak-anak TK dan SD, serta mural dengan memakai kosa kata Bahasa Inggris bagi remaja.

Menurut Staff Pengajar FSRD Untar dan Pembimbing mahasiswa Drs. M. Nashir Setiawan, M.Hum., jenis pembelajaran visual dipilih sebagai media pembelajaran karena selaras dengan bidang keilmuan FSRD Untar dan cocok diterapkan pada anak-anak.

"Media visual lebih menarik, mudah diingat, variatif, dan dapat melibatkan anak untuk penggunaannya," ujarnya.

Ketua RT. 08/04 Mustofa mengatakan bahwa ide kegiatan ini bagus dan positif, serta dapat menyalurkan bakat anak-anak. Semoga ke depannya anak-anak bisa banyak mendapat pelatihan seperti ini karena dapat meningkatkan kreativitas dan menggurangi ketergantungan pada gadget ," tuturnya.

Perwakilan Tim Mural Remaja Kampung Bulak Simpul Muhamad Nesan Jahyadi mengatakan hal senada, bahwa Wall Schooling merupakan kegiatan yang menarik serta dapat menyalurkan hobi.

"Acara ini bagus sehingga anak-anak tidak bermain gadget terus-menerus ketika berkumpul. Hobi menggambar dan mewarnai juga tersalurkan, sekaligus belajar Bahasa Inggris dengan lebih menyenangkan," ujar Muhamad.

Hadir dalam acara, Wakil Dekan FSRD Noeratri Andanwerti, S.Sn., M.Sn., Kaprodi S1 Desain Interior Maitri Widya Mutiara, S.Ds., M.M., dosen FSRD Untar, Lurah Pegadungan, dan Ketua RT. 08/04 Mustofa.

-JS-

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018