Festival API Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan
Jumat, 29 November 2019

The Untar Faculty of Fine Arts and Design (FSRD) organized the Indonesia Change Agent Festival, which was opened by the Vice Chancellor for Non-Academic Affairs Dr. Rasji, SH, MH, Friday (11/29) in Building K, 4th floor, Campus I Untar.

 

The event, which runs until 20 December 2019, is expected to bring up new narratives about heroes, who are agents of change, in the millennial era.

 

"A hero can be an inspiring figure, a model and an example for the younger generation," said Untar FSRD Dean Kurnia Setiawan, S.Sn., M.Hum.

 

The Vice Chancellor believes that this event is another form of theoretical learning in the classroom. "This event is very valuable because students can learn through creative works," he said.

 

Kegiatan yang dilakukan dalam acara ini adalah lomba foto dan video bagi mahasiswa yang kemudian dipamerkan. Selain itu, juga ditampilkan foto potret karya Dicky Chandra dan poster Swara Indonesia karya Widarto Adi.

 

Pada acara ini juga dilaksanakan diskusi bertajuk "Agen Perubahan Era Milenial" dengan mendatangkan narasumber Pendiri Museum Pustaka Peranakan Tionghoa Azmi Abubakar, Sekretaris Program Beasiswa Pelangi INTI Candra Jap, dan Pakar Hubungan Antaragama Agung Wahju, serta dipandu presenter Inez Tagor dan dosen periklanan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Untar Genep Sukendro.

 

Festival API merupakan inisiasi awal dari program berkelanjutan dengan lembaga Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) dan Grafisosial. Acara ini juga diadakan hasil kolaborasi dengan Trisakti, Mercu Buana, dan Esa Unggul.  

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018