Entrepreneur Week Untar Hasilkan Wirausaha Muda Inovatif dan Kreatif
Jumat, 02 November 2018

Wakil Rektor Untar Dr. RM Gatot P. Soemartono, S.H, MH, MM, LL.M, saat membuka 

Entrepreneur Week ke 12


Sebagai upaya menyiapkan mahasiswa agar siap menjadi seorang wirausaha, Fakultas Ekonomi  (FE) berkolaborasi dengan Fakultas Seni Rupa dan  Desain (FSRD) Universitas Tarumanagara menyenggarakan ajang “Entrepreneur Week ke 12 (EW 12).    Kegiatan yang bertema “Young Entrepreneur and Value Creation”  berlangsung  pada 2-4 November 2018 di Main Atrium Baywalk, Pluit, Jakarta Utara

Kegiatan ini  sejalan dengan program pemerintah yang ingin mengedepankan industri kreatif melalui generasi muda.  EW 12 juga  memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam berwirausaha dan memamerkan serta menjual produk dari bisnis yang mereka kembangkan.  

 

Pada kesempatan tersebut mahasiswa tidak hanya diberi kesempatan untuk mempraktikkan berbagai konsep entrepreneurship, dengan menampilkan business prototype-nya kepada khalayak ramai dan bersimulasi di dalam lingkungan bisnis yang sesungguhnya, tapi juga dilatih untuk menjadi pengusaha yang nantinya berkontribusi pada pembangunan bangsa.

Pameran dibuka Wakil Rektor Untar Dr. RM Gatot P. Soemartono, S.H, MH, MM, LL.M, Jumat (2/11) bersama Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Untar Dr. Adianto., M.Sc dan Dekan FE Untar Dr. Sawidji Widoatmodjo, M.M., M.B.A.

Dr. RM Gatot P. Soemartono, S.H, MH, MM, LL.M mengatakan inti dari diselenggarakannya entrepreneur week adalah inovasi dan kreativitas. Dari berbagai stand-stand yang ada menawarkan inovasi-inovasi produk yang tidak biasa dan juga mengedepankan lokalitas bahan baku produk.  Acara ini juga dapat merangsang kreativitas dan inovasi mahasiswa.

“Memasuki era industri 4.0 maka pengusaha muda harus dapat memanfaatkan internet. Setelah diproduksi, maka harus memikirkan promosinya melalui media Internet supaya publik aware lalu membeli produk kita”, ujar Wakil Rektor.

Terkait dengan tema entrepreneur week kali ini Dekan FE Untar Dr. Sawidji Widoatmodjo, M.M., M.B.A. menekankan bahwa value creation merupakan cara untuk memenangkan kompetisi pasar. Ada empat cara; satu adalah Value, jadi jika punya value maka akan punya keunggulan bersaing, kedua adalah rare, kalau produknya jarang dan langka akan menjadi keunggulan,  ketiga uncopy atau tidak bisa ditiru, jadi jika buat produk yang tidak bisa ditiru tentu akan menjadi cara. Unimitation yakni tidak bisa disubstitusi oleh produk lain.

“Dengan demikian produk yang bervalue bisa memenangkan pasar” , jelasnya.

Terkait tema EW kali ini, Value atau nilai menjadi sorotan dalam mengembangkan produk yang ditawarkan kepada publik. Para mahasiswa dilatih untuk menciptakan produk dengan value guna memenangkan kompetisi pasar.

“Mahasiswa diharapkan menjadi wirausaha muda yang dapat meningkatkan perekonomian bangsa. Seorang  entrepreneur dituntut  kreatif dan inovatif dalam  usahanya. Tentunya ini akan menjadi lebih baik jika produk yang ditawarkan juga memberikan value yang memberikan solusi atas kebutuhan konsumen”, pungkas ketua pelaksana Entrepreneur Week ke 12 Lydiawati Sulaeman, M.M

Sejak tahun 2010, Program Studi Sarjana Manajemen telah menawarkan Konsentrasi Kewirausahaan kepada mahasiswa.  Sasaran yang ingin dicapai adalah menanamkan mindset entrepreneurial dan menyiapkan mahasiswa agar siap menjadi wirausaha ketika mereka lulus. Untuk itu, di dalam kurikulum, mahasiswa telah dipersiapkan sejak semester pertama mendapatkan matakuliah yang terkait dengan berbagai aspek kewirausahaan sehingga kelak mereka punya bekal dalam  membangun bisnisnya sendiri.

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018