Marco Wijaya Sabet Juara Dua Sayembara Arsitektur 'Satu Ruang' 2018
Minggu, 10 Juni 2018

Mahasiswa program studi  Arsitektur Fakultas Teknik  (FT) Untar Marco Wijaya menjadi runner-up dalam Sayembara desain Arsitektur & Interior "Satu Ruang" 2018.  Kegiatan yang mengangkat tema “Merancang ruang publik demi kesehatan mental masyarakat”  berlangsung di Art:1 New Museum Artspace, Jakarta dan diselenggarakan Universitas Pelita Harapan.

Penyelenggaraan sayembara dibagi berlangsung dalam beberapa tahap.  Pengerjaan karya dilaksanakan pada 9 Maret - 15 Mei, tahap penjurian dilakukan tertutup pada 24 Mei 2018.  Sedangkan pada 8-10 Juni 2018  adalah penjurian dan pameran terbuka dengan juri Yori Antar (Arsitek), Cosmas Gozali (Arsitek), Revano Satria (Arsitek), Iwan Satrawiguna (Interior Designer), Rahajeng Ikawahyu (Psikolog).

Marco merasa senang dan bangga atas pencapaian yang diraih.  Ini merupakan pengalaman yang berharga baginya seraya berterimakasih atas dukungan dan apresiasi yang telah diberikan Untar sehingga berhasil meraih prestasi di sayembara ini.

“saya berharap mahasiswa arsitektur untar dapat lebih sering berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan lain untuk membuktikan arsitektur Untar adalah yang terbaik”, ucapnya.

Tema “Satu Ruang 2018”  mengenai kesehatan mental, dipusatkan terhadap gangguan emosional yang disebabkan oleh tingkat kepadatan penduduk yang tinggi.  Hal ini menghasilkan gaya hidup masyarakat yang serba individualis, sehingga mengurangi keinginan untuk berinteraksi maupun berekspresi satu sama lain, dimana akhirnya dapat memicu semakin buruknya kesehatan mental seseorang.

Melalui kegiatan ini masyarakat meningkatkan kesadaran dan kepedulian sosial, terutama para mahasiswa jurusan arsitek dan desain interior Indonesia terhadap isu kesehatan mental, melalui perancangan karya desain yang pada akhirnya mampu menjawab kebutuhan-kebutuhan masyarakat dalam mencegah kemungkinan semakin buruknya gangguan mental seseorang, terutama masyarakat Indonesia.

 

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018