Entrepreneur Week Implementasi Pendidikan Kewirausahaan di Untar
Jumat, 18 Mei 2018

Rektor Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan saat meninjau dan mencicipi  produk salah satu peserta Entrepreneur Week ke 11

 

Untar adalah perguruan tinggi yang memiliki nilai-nilai Integritas, Profesionalisme dan Entrepreneurship.  Untuk membangun nilai-nilai tersebut, program studi Sarjana Manajemen Fakultas Ekonomi (FE) Untar mengadakan kegiatan yang disebut Entrepreneur Week (EW).   Kegiatan ini  merupakan ajang implementasi business plan (rencana bisnis) sebagai bagian dari proses pembelajaran kewirausahaan yang diberikan kepada mahasiswa yang berlangsung selama tiga hari  Mal Baywalk, Pluit Jakarta dan dibuka Rektor Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan, Jumat (18/5) dan didampingi Dekan FE Dr. Sawidji Widoatmodjo, M.M., M.B.A. 

Sejak tahun 2010, Program Studi Sarjana Manajemen telah menawarkan Konsentrasi Kewirausahaan kepada mahasiswa. Sasaran yang ingin dicapai adalah menanamkan mindset entrepreneurial dan menyiapkan mahasiswa agar siap menjadi wirausaha ketika mereka lulus. Untuk itu, di dalam kurikulum, mahasiswa telah dipersiapkan sejak semester pertama mendapatkan matakuliah yang terkait dengan berbagai aspek kewirausahaan sehingga kelak mereka punya bekal dalam  membangun bisnisnya sendiri.

Pada  semester keenam, mahasiswa diwajibkan untuk mengimplementasikan rencana bisnis yang disusun menjadi sebuah prototype dalam sebuah ajang yang dinamakan “Entrepreneur Week”. Pada acara ini mahasiswa diberikan pengalaman dalam berwirausaha dengan memamerkan dan menjual produk dari inovasi bisnis yang akan dijalankan. Setiap kelompok mahasiswa  dibimbing oleh dosen yang mengarahkan dari persiapan sampai acara berlangsung.

Rektor Untar Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan mengatakan Untar sebagai perguruan tinggi yang memiliki ciri entrepreneurial sudah selayaknya menghasilkan pebisnis-pebisnis baru yang dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. 

“Kegiatan yang dilakukan ini merupakan upaya membantu pemerintah dalam mencari jalan keluar masalah pengangguran yaitu dengan membuka lapangan pekerjaan baru.  Ini juga bentuk nyata dari implementasi proses pembelajaran di Untar yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat”, ujarnya.

Peserta EW yang memasuki penyelenggaraan ke 11 ini (EW 11)  berjumlah 80 mahasiswa dan didukung oleh mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa Desain (FSRD) yang berjumlah 52 mahasiswa. Mereka terbagi dalam 17 kelompok yang semuanya bergerak di bidang bisnis kuliner. Sejak tahun 2016, EW didukung oleh Fakultas Seni Rupa dan Desain melalui Program Studi Sarjana DKV. Dukungan mahasiswa DKV  menambah tampilan produk dari mahasiswa semakin kreatif dan inovatif sehingga menambah daya tarik di mata konsumen.

Tema yang dipilih untuk EW 11 adalah “Developing Local Genius Through Entrepreneurship”.  Tema ini dipilih karena peranan UKM di Indonesia sangat dibutuhkan untuk meningkatkan perekonomian Indonesia. Memberdayakan usaha berbasis kearifan lokal merupakan salah satu upaya agar dapat mengembangkan potensi lokal yang ada di setiap daerah sehingga makin berdaya saing dan menciptakan pemerataan kesejahteraan.

 

Hak Cipta Universitas Tarumanagara © 2018