Hardiknas 2018, Rektor Ajak Tingkatkan Kompetensi untuk Bersaing Global
Kamis, 03 Mei 2018

Mahasiswa menyanyikan "Rayuan Pulau Kelapa" diiringi Seni Karawitan Tarumanagara

 

Saat ini dunia industri memasuki revolusi 4.0  yang berakibat segala sesuatu menjadi lebih cepat, tepat dan presisi serta berbasis pada teknologi informasi.  Hal ini juga memberi dampak pada dunia pendidikan.  Para dosen dan mahasiswa juga harus meningkatkan potensi agar sesuai dengan revolusi industri terkini tersebut.  Sistem pembelajaran juga harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. 

Rektor Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan menyerahkan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi

 

Rektor Untar Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan menyatakannya pada peringatan Hari Pendidikan Nasional  (Hardiknas) 2018 di kampus Untar, Rabu (2/5). 

Rektor mengemukakan tantangan yang harus dihadapi perguruan tinggi termasuk Untar adalah perlunya memiliki potensi dan kompetensi agar dapat bersaing secara global. 

“Peran Untar harus lebih ditingkatkan untuk memberi konstribusi kepada  bangsa dan negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan”, imbuh Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan.  Saat ini Untar telah ditetapkan Kemenristekdikti sebagai  salah satu perguruan tinggi unggulan di Indonesia.

 Sementara itu Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara Dr. Gunardi.,SH., MH dalam sambutannya memandang perlunya kita selalu menghargai, menghayati, dan mewujudkan cita-cita Ki Hajar Dewata.  

Dalam peringatan Hardiknas 2018 juga diberikan penghargaan kepada dosen dan karyawan yang telah mengabdi selama 25 tahun serta kepada mahasiswa yang berprestasi.

Hardiknas Untar  dihadiri  pembina dan pengurus Yayasan Tarumanagara serta seluruh seluruh sivitas akademika Untar.  Kegiatan juga diisi penampilan Seni Karawitan Tarumanagara.  Untar merupakan satu dari sedikit perguruan tinggi swasta di Jakarta yang memiliki unit kegiatan karawitan.