Tahun 2003 dibentuk sebuah Tim untuk melakukan studi awal pembentukan sistem penjaminan mutu Universitas Tarumanagara. Hasil kajian Tim kemudian dituangkan dalam sebuah buku ’Penjaminan Mutu Akademik Universitas Tarumanagara (Sebuah Pemikiran)’. Bersamaan dengan Tim tersebut ada sebuah Tim lain yang merintis penggunaan sistem manajemen berbasis ISO 9001-2000 untuk manajemen universitas. Berdasarkan perkembangan studi dan kajian kedua Tim tersebut kemudian dibentuk Tim baru untuk bertugas menyusun usulan Sistem Penjaminan Mutu Universitas Tarumanagara yang meliputi seluruh bidang kerja (akademik dan non akademik).

Hasil kerja Tim dituangkan dalam buku Usulan Sistem Penjaminan Mutu Akademik Universitas Tarumanagara (2005). Beberapa anggota Tim juga diikutsertakan dalam berbagai pelatihan untuk memperoleh pengetahuan tentang penjaminan mutu. Hasil kajian kemudian mengusulkan perlunya sebuah unit kerja untuk menangani penjaminan mutu dan disiapkan juga buku Manual dan prosedur Mutu.

Tanggal 24 Maret 2006 dibentuklah Lembaga Manajemen Mutu (LMM) Universitas Tarumanagara yang bertugas menangani penjaminan mutu. Tugas utama LMM adalah memberikan usulan pengelolaan bagi unit kerja serta pendampingan, terutama Fakultas dan Program Studi, agar mutu dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Sampai dengan tahun 2014 ada 11 Prodi yang memperoleh peringkat A dari 28 Prodi yang ada di Untar. Selebihnya memiliki peringkat B, C dan 2 Prodi belum terakreditasi. Selain itu 4 Fakultas telah meraih sertifikasi ISO 9001:2008.