• SIPIL

  • _DSC0430

Visi

Menjadi lembaga pendidikan Teknik Sipil yang berkualitas dan profresional di tingkat nasional dan regional.

 

Misi

  • Mendidik dan mengembangkan seluruh potensi kemampuan mahasiswa dalam bidang Teknik Sipil agar mampu mengembangkan ilmu dan teknologi serta berkepribadian.
  • Melaksanakan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan TInggi.

Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara mulai melakukan aktifitasnya pada tanggal 1 Maret 1968. Jurusan Teknik Sipil dibuka karena dirasakan perlunya ada Jurusan lain di Fakultas Teknik selain Jurusan Arsitektur yang telah lebih dahulu melakukan kegiatan pendidikan. Periode 1968 – 1976 merupakan periode awal Jurusan Teknik Sipil beroperasi dengan berbagai keterbatasan fasilitas.

Status Jurusan “Terdaftar” sampai tingkat Sarjana Muda diperoleh pada bulan Mei 1976. Laboratorium mulai dibangun dan dimulai dengan laboratorium Ilmu Ukur Tanah, Mekanika Tanah, Laboratorium Beton. Pada tahun-tahun berikutnya Jurusan Teknik Sipil melengkapi laboratoriumnya dengan laboratorium Jalan Raya, Hidrolika, Fisika dan Bahan Bangunan.

Tahun 1976 Jurusan Teknik Sipil dengan sistem yang ada pada waktu itu berhasil meluluskan Sarjana Muda ujian negara. Sampai pada tahun 1979 Jurusan Teknik Sipil meluluskan sarjananya yang pertama, walaupun pada saat itu status sarjana yang lulus itu masih disebut sarjana lokal, karena belum lulus ujian negara.

Sistem pendidikan dan kurikulum pada tahun 1983 diubah menjadi sistem semester, dan pada tahun 1984 seluruh sistem kurikulum diubah menjadi sistem kredit semester (sks) yang digunakan sampai saat ini. Sejak perubahan kurikulum tersebut status Jurusan Teknik Sipil meningkat terus dalam kurun waktu tiga belas tahun dari tahun 1976 sampai 1989.

Sejak tahun 1980 alumni mulai berperan dalam pengelolaan dan pengembangan Jurusan. Peran alumni sangat membantu perkembangan Jurusan sehingga status semakin membaik. Secara kronologis perubahan status itu dapat dilihat dalam Tabel 1 di bawah ini.

Tabel 1. Status Jurusan Teknik Sipil F.T. UNTAR

 

STATUS NO. SURAT KEPUTUSAN TANGGAL
  Terdaftar Sarjana Muda   Kep. Mendikbud 0113/U/1976 26 Mei 1976
  Terdaftar Sarjana & Diakui Sarjana Muda   Kep. Mendikbud 084/O/1982 8 Maret 1982
  Diakui Sarjana (S1)   Kep. Mendikbud 0826/O/1986 25 November 1986
  Disamakan Sarjana (S1)   Kep. Mendikbud 0704/O/1989 2 November 1989
  Terakreditasi “A”   Kep. BAN 001/BAN-PT/AK-I/VIII/1998 11 Agustus 1998
  Terakreditasi “A”   Kep. BAN 06073/Ak-VII-S1-039/UTALDS/XI/2003 6 November 2003
  Terakreditasi “A”   Kep. BAN PT 011/BAN-PT/Ak-XII/S1/V/2009 29 Mei 2009
  Terakreditasi ” A “   Kep. BAN PT no 293/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2014 24 Agustus 2014

 

Pada tahun 1988 dimulai program pendidikan lanjutan bagi dosen tetap untuk meraih jenjang pendidikan S2. dan mulai tahun 1997 dikirim dosen-dosen tetap untuk studi S3 (doktor). Alumni yang berhasil meraih gelar doktor dapat dilihat pada Tabel 2. Sedangkan dosen tetap yang bergelar doktor dapat dilihat pada Tabel 3. Pada tahun 2002, 2004, 2007, dan 2014 Jurusan Teknik Sipil telah berhasil mengukuhkan Guru Besar, yaitu Prof. Ir. Sofia W. Alisyahbana M.Sc., Ph.D., Prof. Ir. Chaidir A. Makarim MSE., Ph.D., Prof. Ir. Roesdiman Soegiarso, M.Sc., Ph.D., dan Prof. Ir. Leksmono Suryo Putranto, MT., Ph.D..

Tabel 2. Nama-nama Dosen tetap yang bergelar doktor

No Nama Lulus Doktor dari Dari Universitas
1   Prof. Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata   Institut Teknologi Bandung
2   Prof. Ir. Chaidir Anwar Makarim, MSE., Ph.D.   Texas A & M University, Amerika Serikat
3   Prof. Ir. Roesdiman Soegiarso, M.Sc., Ph.D.   Ohio State University, Amerika Serikat
4   Prof. Ir. Leksmono Suryo Putranto, M.T., Ph.D.   Leeds University, Inggris
5   Dr. Ir. Wati Asriningsih Pranoto, M.T.   Institut Teknologi Bandung
6   Dr. Ir. Najid, M.T.   Institut Teknologi Bandung
7   Dr. Widodo Kushartomo, S.Si., M.Si.   Universitas Tarumanagara

Pengelola Jurusan Teknik Sipil telah beberapa kali berganti. Secara kronologis pimpinan Jurusan Teknik Sipil sejak awal hingga saat ini (2010) dapat dilihat pada Tabel 3.

Tabel 3. Pimpinan Jurusan Teknik Sipil

TAHUN KETUA JURUSAN SEKRETARIS JURUSAN
1968   Prof. Ir. Bun Yamin Ramto S.E.
1969 -1970   Drs. Iwan Ranadireksa
1970 – 1974   Ir. Liman Pramudji   Ir. Mirlana Kho / Ir. Budi Priyanto
1974 – 1980   Ir. Soetikno   R. Warsono B.Sc
1980 – 1983   Ir. Soetikno   Ir. Kristianti S.
1983 – 1986   Dr. Ir. Budi Priyanto M.T. M.M.   Ir. Kristianti S.
1986 – 1989   Dr. Ir. Budi Priyanto M.T. M.M.   Ir. Ign. Haryanto M.M.
1989 – 1993   Ir. Agus Sidharta M.Eng.   Ir. Ign. Haryanto M.M.
1993 – 1996   Ir. Ignatius Haryanto M.M.   Ir. Gregorius Sandjaja S. M.T.
1996 – 2000   Ir. Ignatius Haryanto M.M.   Ir. Gregorius Sandjaja S. M.T.
2000 – 2005   Ir. Gregorius Sandjaja S. M.T.   Ir. Arianti Sutandi M.Eng.
2005 – 2009   Ir. Sudirgo Eddy Iskandar. M.Sc.   Dr. Ir. Wati A. Pranoto, M.T.
2009 – 2012   Dr. Ir. Wati A. Pranoto, M.T.   Ir. Aniek Prihatiningsih, M.M.
2012 – 2016   Ir. Henny Wiyanto, M.T.   Ir. Dewi Linggasari, M.T.

 

Sejak Jurusan Teknik Sipil memiliki status “Disamakan”, tahun 1989, jumlah calon mahasiswa yang berminat masuk ke Jurusan Teknik Sipil UNTAR terus meningkat dan pada puncaknya tahun 1995, menerima mahasiswa baru sebanyak 212 mahasiswa. Jumlah mahasiswa baru yang melebihi 160 tercatat pada angkatan 2013 dan 2014. Jumlah lulusan pun semakin membaik. Rata-rata jumlah lulusan mencapai hampir 80% dari jumlah mahasiswa baru setiap angkatan. Hal ini mengakibatkan jumlah alumni Jurusan Teknik Sipil sampai dengan tahun 2014 mencapai 2627 alumni. Prestasi lulusan pun semakin baik, tercatat IPK alumni yang tertinggi adalah 3.94 yang dicapai oleh Rudi yang masuk tahun 1997.

 

Pada tahun 1994 dan 1995 Jurusan teknik Sipil mendapat kunjungan dosen tamu yaitu Prof. Dr. Liong Shie Yui dari National University of Singapore (NUS) dan Prof.Dr. Jeff Budiman dari Illinois Institute of Technology (IIT), Chicago, USA. Dengan IIT telah ditandatangani Memorandum of Understanding (MOU) kerja sama antar kedua perguruan tinggi menyangkut studi lanjut, dosen tamu, penelitian.

 

Tahun 1996 Jurusan Teknik Sipil menempuh proses akreditasi dan pada tahun 1998 keluar Keputusan Badan Akreditasi Nasional (BAN) yang menyatakan Jurusan / Program Studi Teknik Sipil F.T. Universitas Tarumanagara memperoleh nilai “A”. Proses akreditasi ini diulang kembali pada tahun 2003, dan kembali mendapat nilai “A”.

 

Selama tahun 1980 sampai 2000 Jurusan Teknik Sipil aktif berkomunikasi dengan Jurusan-jurusan Teknik Sipil Kopertis Wilayah III. Komunikasi Jurusan Teknik Sipil antar perguruan tinggi swasta pada saat itu karena ada kebutuhan untuk menghadapi “ujian negara”, sehingga akhirnya dibentuk Forum Komunikasi Teknik Sipil Kopertis Wilayah III. Dalam Forum Komunikasi ini Jurusan Teknik Sipil pernah ditunjuk menjadi Ketua I Forum Komunikasi tersebut yang dijabat oleh Ir. Ignatius Haryanto M.M. Selain dalam Forum Komunikasi, Jurusan Teknik Sipil juga aktif dalam pertemuan nasional. Jurusan Teknik Sipil tergabung dalam Badan Musyawarah Pendidikan Tinggi Teknik Sipil Seluruh Indonesia (BMPTTSSI). Pada tahun 1999 Jurusan Teknik Sipil UNTAR bersama ITB ditunjuk untuk merumuskan “Kurikulum Inti” Jurusan Teknik Sipil yang akan berlaku secara nasional. Hasil karya Jurusan Teknik Sipil UNTAR dan ITB ini kemudian ditetapkan sebagai Kurikulum Inti Teknik Sipil yang berlaku secara nasional pada tahun 2002 oleh BMPTTSSI.

 

Periode 1998 sampai saat ini (2004) Jurusan Teknik Sipil banyak menerima kunjungan dari Jurusan Teknik Sipil Perguruan Tinggi lain. Kerja sama dengan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta pernah dilakukan dalam menyelenggarakan Lomba Beton Mutu Tinggi secara nasional pada tahun 1999. Kerja sama dangan Monash University, Australia, ditandatangani dalam bentuk MOU pada tahun 2001. Dalam periode ini dosen-dosen Jurusan teknik Sipil juga aktif pada kegiatan-kegiatan organisasi profesi dan turut serta menjadi pengurus organisasi profesi. Organisasi profesi tempat dosen-dosen aktif adalah antara lain Himpunan Ahli Teknik Hidraulika Indonesia (HATHI), HATTI (Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia), Himpunan Pengembang Jalan Indonesia (HPJI), Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI). Bahkan Dr.Ir. Chaidir A. Makarim, dosen tetap Jurusan teknik Sipil pernah menjabat sebagai Ketua HATTI periode 2000 – 2003.

 

Dalam menunjang kegiatan akademik mulai tahun 1995 Jurusan Teknik Sipil mendirikan Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Universitas Tarumanagara yang diterbitkan oleh Program Studi S1 dan S2 (Magister Teknik Sipil). Jurnal ini telah diakreditasi oleh Depdiknas Tiga kali yaitu pada tahun 1997 , 2001dan 2005.

 

Pada tahun 1993 dirintis pembentukan program Magister Teknik Sipil oleh Fakultas Teknik dan pada tahun 2002 dimulai program doktor bidang Teknik Sipil.

 

Ketua Jurusan : Ir. Henny Wiyanto, M.T.

Sekretaris Jurusan : Ir. Dewi Linggasari, M.T.

Foto Nama
Foto Nama
Foto Nama

Jurusan Teknik Sipil Universitas Tarumanagara bekerjasama dengan Monash University, Clayton (Australia) dalam joint research dan penyetaraan kredit mahasiswa yang akan melanjutkan ke Monash University. Febuari 2007 s/d Maret 2007.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

clear formSubmit